Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Main Sampai 22 Jam Sehari, ABG yang Kecanduan Game Online ini Kini Alami Kelumpuhan Tangan


infogambar.com - Mengalihkan rasa bosan dari masa karantina di rumah selama wabah corona, seorang remaja di Tiongkok kini malah mengalami masalah serius.

Siswa kelas 9 berumur 15 tahun ini menderita kelumpuhan pada tangannya akibat bermain game online.

Sejak dirumahkan pada Februari 2020 lalu, di masa awal pandemi Covid-19, Xiaobin selalu menghabiskan waktunya di dalam kamar.

“Dia menutup jendela dan mengunci pintu. Kami tidak tahu apa yang dia lakukan di sana,” ucap ibunya kepada Nanning Television, dilansir dari wartakota.

Ibu Xiaobin mengaku sudah sering menanyakan apa yang telah diperbuat anaknya di dalam kamar. Namun sang anak selalu memastikan bahwa dia hanya mengikuti kelas online, meski kenyataannya dia menghabiskan waktu untuk bermain game online selama 22 jam tanpa henti.

Karena itu, mereka membiarkan sang anak terus berdiam di dalam kamar, sampai akhirnya putra mereka ditemukan pingsan di rumah.

Segera, Xiaobin dilarikan ke rumah sakit di kota Nanning di China Selatan.

Dr Li, seorang spesialis otak di rumah sakit mendiagnosisnya menderita stroke otak yang mengakibatkan lengan dan tangan kirinya kehilangan sensasi hingga tak bisa digerakkan.

“Kurangnya gizi dan istirahat telah menyebabkan berkurangnya jumlah darah dan oksigen di otaknya dan menyebabkan stroke otak,” ungkap Dr Li.

Dr Li pun tak bisa memastikan apakah Xiaobin dapat pulih sepenuhnya setelah menjalani perawatan rehabilitasi di rumah sakit.